TemanPost.com – Pemenang Piala Dunia tersebut telah didesak untuk melupakan masalahnya di Old Trafford dan kembali ke Juve klub dimana tempat ia pernah bersinar.

Bintang Manchester United yang sedang berjuang Paul Pogba, telah diberitahu bahwa dia ‘akan bahagia lagi’ jika dia kembali ke Juventus oleh legenda Nyonya Tua Claudio Marchisio.

Pogba mengaku mengalami ‘periode tersulit’ dalam karirnya dalam beberapa pekan terakhir, pemain berusia 27 tahun itu secara teratur absen dari tim inti Setan Merah karena penampilannya yang buruk.

Marchisio, yang menghabiskan 25 tahun dalam sistem Juve dan bermain dengan Pogba di Turin antara 2012-16, yakin mantan anak didiknya itu bisa mencapai kebahagiaan jika dia kembali ke Juventus Stadium.

“Tolong Paul Pogba – Datanglah ke Juventus …. Anda akan bahagia lagi. Saya juga,” tulis Marchisio menanggapi postingan Pogba di platform media sosial.

Bersama Real Madrid, Juventus Pogba secara terus-menerus dikaitkan dengan transfer kepindahannya dalam beberapa tahun terakhir, pemain internasional Prancis itu berjuang untuk konsistensi dalam tugas keduanya di Old Trafford.

Bos tim nasionalnya Didier Deschamps yakin perjuangan Pogba di Manchester United memengaruhi penampilannya di level internasional.

“Dia tidak dalam performa terbaiknya, tentu saja. Saya tahu itu sebelum pertandingan,” kata Deschamps kepada media setelah Prancis kalah 2-0 dari Finlandia.

“Pertandingan ini dimaksudkan untuk memberinya ritme. Dia tahu bahwa dia hanya akan bermain selama satu jam.

“Sulit untuk diingat untuk bersikap positif. Jelas, dia tidak sedang dalam periode yang lebih baik.

“Seperti semua pemain yang memiliki situasi klub yang tidak positif, mereka juga terpengaruh secara mental. Saya cukup mengenalnya dan itu bisa terjadi di beberapa poin.”

Pogba telah tampil untuk Manchester United dalam 11 pertandingan musim ini, tetapi enam di antaranya adalah penampilan pengganti, dengan Bruno Fernandes lebih disukai dalam peran lini tengah menyerang dan Scott McTominay dan Fred dipilih sebagai gelandang bertahan.

Dia mengaku melalui periode paling ‘sulit’ dalam karirnya di Inggris, tetapi mengungkapkan waktunya bersama Prancis sangat melegakan.

“Saya tidak pernah mengalami masa sesulit ini dalam karir saya,” terangnya dalam wawancara dengan RTL.

“Berada di Tim Prancis seperti menghirup udara segar, grup yang luar biasa, ini ajaib.” tutupnya.

Sumber: Goal

Share:

Muhajir

editor

Stay Hungry. Stay Foolish.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *